Aksi Nyata Untuk Laut dari Desa Terdepan

ANAMBAS, 9 Juni 2026 – Sekitar 200 warga bersama pemerintah setempat, Loka Pengelolaan Kelautan (LPK) Pekanbaru, Anambas Foundation, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya bergotong royong membersihkan kawasan pesisir Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, dalam rangka memperingati World Ocean Day (Hari Laut Sedunia) dan Coral Triangle Day (Hari Segitiga Karang) 2026. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Leonard Unduk Mardohar Simbolon dari LPK Pekanbaru, Firdaus selaku Camat Siantan Tengah, serta Elias Koliang selaku Kepala Desa Air Sena. Dari aksi tersebut, sebanyak 439 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dari kawasan pesisir.

Dari total sampah yang terkumpul, sebanyak 385 kilogram merupakan sampah residu yang memerlukan penanganan lebih lanjut, sementara 54 kilogram lainnya masih dapat dipilah dan dikelola melalui sistem bank sampah. Temuan ini menunjukkan bahwa persoalan sampah di wilayah pesisir masih menjadi tantangan yang nyata. Sampah yang ditemukan di pantai sering kali tidak berasal dari laut semata, melainkan juga dari aktivitas sehari-hari di daratan yang pada akhirnya bermuara ke pesisir dan perairan.

Selain mengikuti aksi bersih pantai, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai dampak sampah terhadap ekosistem pesisir dan laut, pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Edukasi ini menjadi bagian penting dari upaya pengurangan sampah, karena perubahan perilaku di tingkat rumah tangga merupakan langkah awal untuk mencegah sampah berakhir di lingkungan maupun laut.

Bagi masyarakat kepulauan seperti Anambas, laut bukan hanya ruang hidup bagi berbagai spesies, tetapi juga sumber penghidupan yang menopang kehidupan sehari-hari. Karena itu, persoalan sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada masyarakat yang bergantung pada kesehatan ekosistem laut.

“Menjaga laut tidak cukup dilakukan melalui aksi bersih pantai sesaat. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap sistem
pengelolaan sampah yang dapat berjalan setiap hari. Ketika sampah dapat dipilah dan dikelola sejak dari rumah, risiko sampah berakhir di laut juga dapat dikurangi.”

Alvino Dwie Putra — Manager Community Development, Anambas Foundation

Alvino menambahkan bahwa program pendampingan Bank Sampah Keliling di Desa Air Sena telah menjaring 43 nasabah dan berhasil mengelola hampir 60 ton sampah selama satu tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat dapat menjadi bagian penting dari solusi apabila didukung oleh sistem pengelolaan sampah yang mudah diakses dan berkelanjutan.

Namun, menjaga laut tidak dapat dilakukan hanya dari garis pantai. Apa yang terjadi di daratan akan selalu memberikan pengaruh terhadap kondisi pesisir dan perairan di sekitarnya.

“Momentum World Ocean Day ini menjadi pengingat bahwa laut dan daratan merupakan satu kesatuan ekosistem yang saling terhubung. Sebagian besar sampah yang ditemukan
di pesisir berawal dari aktivitas di darat. Karena itu, menjaga laut tidak bisa dilakukan secara terpisah dari upaya menjaga bentang alam dan mengelola sampah dengan lebih bertanggung
jawab.”

Fitryana Rahayu — Manager Forest Conservation, Anambas Foundation

“Menjaga ekosistem laut tidak hanya berarti melindungi terumbu karang, penyu, atau ikan. Upaya tersebut juga mencakup pengurangan tekanan yang berasal dari daratan,
termasuk sampah yang berakhir di laut. Karena itu, kesehatan laut Anambas sangat bergantung pada kebiasaan kita dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.”

Novita Permata Putri — Manager Marine Conservation, Anambas Foundation

Melalui momentum World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa daratan, laut, dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang saling terhubung. Karena itu, upaya menjaga lingkungan perlu dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga hingga perlindungan ekosistem pesisir dan laut, demi mendukung keberlanjutan sumber penghidupan masyarakat Anambas.


Tentang Anambas Foundation

Anambas Foundation adalah organisasi non-pemerintah (NGO) yang berfokus pada konservasi hutan, konservasi laut, dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Anambas. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan konservasi ekosistem dan ekonomi sirkular, Anambas Foundation bekerja bersama masyarakat untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan komunitas pesisir.

Kontak Media

DivisiCommunication & Public Affair Anambas Foundation
Emailconnect@anambasfoundation.org
Telepon/WhatsApp+62 811-7047-627
Situs Webanambasfoundation.org
Instagram@anambasorg
TikTok@anambasfoundation