ANAMBAS, 11 Juli 2026 – Ratusan tukik perlahan bergerak meninggalkan bibir Pantai Durai, Desa Bayat, Kecamatan Siantan Utara, Kepulauan Anambas, menuju laut lepas pada Sabtu (11/7). Sebanyak 328 tukik dilepasliarkan dalam kegiatan Pelepasan Tukik dan Bersih Pantai yang diselenggarakan oleh Anambas Foundation bersama warga setempat, Pemerintahan Kecamatan Siantan Utara, Pemerintahan Desa Bayat dan LPK Pekanbaru. Pelepasliaran ini menjadi bagian dari upaya yang lebih besar untuk menjaga habitat penyu di Pantai Durai sekaligus mengajak masyarakat terlibat langsung dalam menjaga kawasan pesisir. Sekitar 40 peserta mengikuti aksi bersih pantai sebelum bersama sama melepas tukik ke habitat alaminya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa menjaga penyu tidak berhenti pada pelepasliaran tukik. Pantai tempat mereka menetas juga perlu tetap bersih dan terlindungi agar penyu dapat terus kembali bertelur di lokasi yang sama pada masa mendatang. Pantai Durai di Desa Bayat merupakan salah satu lokasi peneluran penyu di Kepulauan Anambas. Karena itu, menjaga kawasan pesisir menjadi bagian penting dari upaya konservasi. Pelepasliaran tukik menjadi langkah awal, tetapi perlindungan habitat hanya dapat terwujud melalui keterlibatan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan tersebut. Semangat itu juga terlihat dari cara masyarakat Desa Bayat memulai kegiatan. Sebelum pelepasliaran dilakukan, masyarakat menggelar prosesi adat Tepung Tawar yang dipimpin oleh tokoh agama setempat bersama Sekretaris Desa Bayat. Tradisi Melayu ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan menjadi bentuk doa serta harapan agar seluruh rangkaian kegiatan membawa kebaikan bagi alam dan masyarakat yang menjaganya. Ketua Anambas Foundation, Devina Mariskova, mengatakan bahwa keberhasilan konservasi tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat yang hidup berdampingan dengan habitat penyu. “Kegiatan ini merupakan langkah awal bagi Anambas Foundation bersama masyarakat dan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan serta alam. Harapannya, masyarakat tidak lagi mengambil telur penyu dan bersama sama membantu tukik kembali ke laut sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian penyu di Anambas,” ujarnya. Bagi Anambas Foundation, menjaga habitat penyu juga berarti menjaga lingkungan pesisir secara keseluruhan. Karena itu, kegiatan ini turut mendukung pelaksanaan Integrated Waste Management (IWM) di Desa Bayat. Pantai yang bersih tidak hanya memberi ruang yang lebih aman bagi penyu untuk bertelur, tetapi juga menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir. Camat Siantan Utara, Amiruddin, S.I.P., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Program ini tidak hanya menjaga kelestarian habitat penyu sebagai kekayaan alam Anambas, tetapi juga menjadi sarana edukasi serta membuka peluang pengembangan wisata berbasis lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama masyarakat Desa Bayat. Suasana tersebut menjadi ruang untuk bertukar gagasan mengenai langkah langkah yang dapat terus dilakukan agar Pantai Durai tetap terjaga sebagai habitat penyu sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Seluruh rangkaian kegiatan ini terlaksana melalui dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) X-Press Feeders. Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, pengelola kawasan, dan mitra pendukung, Anambas Foundation berharap semakin banyak pihak mengambil peran dalam menjaga habitat penyu dan kelestarian pesisir di Kepulauan Anambas.
Tentang Anambas Foundation
Anambas Foundation adalah organisasi non-pemerintah (NGO) yang berfokus pada konservasi hutan, konservasi laut, dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Anambas. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan konservasi ekosistem dan ekonomi sirkular, Anambas Foundation bekerja bersama masyarakat untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan komunitas pesisir.
Kontak Media
| Divisi | Communication & Public Affair Anambas Foundation |
| connect@anambasfoundation.org | |
| Telepon/WhatsApp | +62 811-7047-627 |
| Situs Web | anambasfoundation.org |
| @anambasorg | |
| TikTok | @anambasfoundation |







Leave a Reply